Mengenal Sistem Investasi Fintech Landing


Peer to Peer Lending merupakan salah satu investasi fintech atau fintech lending yang menarik banyak perhatian. Fintech lending merupakan wadah bagi para peminjam dan pemberi pinjaman. 

Peminjam dan pemberi pinjaman dipertemukan secara online dalam suatu wadah atau platform. Peminjam dapat mengajukan pinjaman untuk berbagai hal tanpa menggunakan perantara lembaga keuangan yang sah.

Panduan Dalam Memulai Investasi Fintech Lending

Sebelum mulai berinvestasi, tentunya ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Nah, berikut ini hal yang perlu diingat dan diperhatikan saat melakukan jenis investasi fintech lending:

1. Pahami terlebih dahulu apa itu investasi fintech lending

Fintech lending disebut dikenal dengan investasi P2P, dimana sistem investasi ini mirip dengan marketplace. Peminjam dapat mengajukan pinjaman dengan mengunggah dokumen yang dibutuhkan, misalnya laporan keuangan dan tujuan mengajukan pinjaman. Permohonan pinjaman dapat diterima maupun ditolak dengan pertimbangkan banyak faktor. 

Sementara sebagai pemberi pinjaman atau disebut investor, dapat mengakses dan menelusuri data peminjam pada dashboard yang disediakan oleh website. Setelah melihat semua data, investor dapat memulai investasi dengan memulai deposit dengan jumlah yang sudah ditentukan.

2. Menyebarkan investasi ke banyak peminjam

Teknik investasi ini disebut juga dengan diversifikasi, yaitu teknik yang dapat meminimalisir resiko yang mungkin dapat terjadi. Contohnya, ketika menginvestasikan kepada peminjam A, B, dan C. Dengan ada alasan tertentu, peminjam A tidak dapat membayar atau gagal membayar. Kerugian dapat ditutupi oleh peminjam B dan C. 

Jadi, meskipun ada satu peminjam yang gagal membayar, keuntungan yang didapat bisa lebih besar karena return peminjam B dan C tinggi. Bandingkan jika memberikan seluruh dan investasi kepada satu peminjam saja. 

Bagaimana jika peminjam ini gagal membayar? Pastinya investor akan rugi besar. Selain itu, perhatikan juga saat menggali informasi tentang peminjam. Pilih peminjam yang tujuan pengajuannya berbeda-beda.

3. Jangan memulai investasi menggunakan uang tabungan

Ketika ingin mencoba-coba fintech landing, jangan gunakan uang tabungan atau uang yang akan digunakan dalam waktu dekat. Pisahkan uang tabungan dengan pendanaan investasi. 

Ketika dana sudah dimasukkan dalam deposit fintech lending, dana tidak bisa ditarik kembali. Investor harus menunggu dana investasi dicicil atau dibayar oleh peminjam. Biasanya proses ini membutuhkan waktu lama.

4. Lakukan analisis pada masing-masing peminjam

Lakukan riset sebanyak-banyaknya terkait peminjam, cara investasi ini digunakan untuk menentukan berapa besar dana yang akan dikeluarkan untuk peminjam. Biasanya platform resmi seperti Amartha akan melakukan analisis ketat menggunakan data pribadi pihak peminjam.

Analisis psikologis dan latar belakang peminjam juga dilakukan oleh pihak pemberi layanan fintech lending. Hal ini dilakukan untuk kenyamanan investor. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pihak penyedia layanan akan memunculkan data peminjam agar dapat dianalisis oleh investor atau pemberi pinjaman. Jadi, investor dapat menentukan layak atau tidak peminjam menerima pinjaman.

5. Lakukan Investasi dengan Penuh Percaya Diri

Berani berinvestasi berarti berani menghadapi segala resiko yang mungkin akan terjadi. Berani berinvestasi dengan dana besar, investor harus berani menerima resiko yang tinggi. Menanam modal kecil merupakan cara meminimalisir resiko. Memulai investasi dengan dana minim merupakan cara paling aman dalam bermain fintech lending.

Kini, banyak platform jenis jenis investasi fintech lending untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Mulai dari pinjaman bisnis, kesehatan, pendidikan, modal UKM, pelaku usaha mikro, dan masih banyak lagi. Fintech lending terbukti dapat membantu meningkatkan investasi ekonomi inklusi di Indonesia. Jadi, kapan Anda mulai berinvestasi?

Laga Seru Fortuna Dusseldorf Vs Borussia Dortmund, Haaland Siap Merumput Kembali



Borussia Dortmund meraih kemenangan 1-0 atas Fortuna Dusseldorf di Esprit Arena, pada pekan ke-30 Bundesliga, Sabtu (13/6/2020). Fortuna Duesseldorf vs Borussia Dortmund siaran langsung dapat disaksikan melalui aplikasi Mola TV.

Dengan hasil itu, Dortmund memiliki poin 74, terpaut enam angka dari Bayern. Sementara Die Roten masih akan menjalani laga melawan Bayer Leverkusen.

Dortmund berusaha tampil menyerang begitu pertandingan dimulai. Namun, mereka masih kesulitan menyelesaikan serangan akibat ketatnya pertahanan Dusseldorf.

Peluang kemudian didapatkan Dortmund pada menit ke-18. Jadon Sancho memberikan umpan kepada Achraf Hakimi yang melepaskan tembakan. Namun, kiper Dusseldorf Florian Kastenmeier masih bisa mengamankannya.

Tim asuhan Lucien Favre itu nyaris memimpin pada menit ke-22. Sancho kembali mampu menciptakan ruang dan memberikan umpan kepada Julian Brandt. Tetapi, Brandt gagal memaksimalkannya.

Meski terus mendapat tekanan, Dusseldorf masih mampu menjaga pertahanan tetap solid. Sejumlah upaya dilakukan Dortmund, namun lini belakang lawan mampu menjaga babak pertama berakhir tanpa gol.

Pada babak kedua, Dortmund kembali menggempur pertahanan Dusseldorf. Tetapi, tuan rumah masih belum memberikan celah kepada Dortmund, sehingga bola lebih banyak tertahan di tengah lapangan.
Frustrasi tak bisa menciptakan gol, Pelatih Dortmund Lucien Favre mulai mengubah taktiknya. Dia memasukkan Erling Braut Haaland, untuk menggantikan Axel Witsel pada menit ke-61.

Dortmund kemudian berhasil memasukkan bola ke gawang lawan pada menit ke-65. Raphael Guerreiro melepaskan tembakan voli yang tak bisa ditahan Kastenmeier. Tetapi, pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol, karena Guerreiro dianggap handball terlebih dahulu.

Tim tamu tampak masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Dusseldorf. Ritme permainan Dortmund nyaris tak berkembang, sehingga serangan mereka tak bisa bekerja dengan efisien.

Sibuk menyerang, pertahanan Dortmund sedikit lengah. Akibatnya, Dusseldorf mampu menebar ancaman pada menit ke-81. Namun tembakan Steven Skrzybski masih menghantam mistar.

Akhirnya Dortmund sukses memecah kebuntuan pada masa injury time. Tembakan keras Haaland sukses memperdaya Kastenmeier. Gol itu sekaligus menjadi akhir pertandingan.

SUSUNAN PEMAIN

FORTUNA DUSSELDORF (3-5-2) 

Kastenmeier; Giesselman, Hoffmann, Ayhan; Bodzek; Zimmermann, Sobottka (Morales 81), Stoger, Berisha, Suttner (Skrzybski 76); Karaman (Hennings 81), Thommy (Zimmer 83)

Pelatih: Uwe Rosler

BORUSSIA DORTMUND (3-4-3)

Burki; Piszczek, Hummels, Akanji; Hakimi, Emre Can, Witsel (Haaland 61), Delaney, Guerreiro; Sancho, Brandt, Hazard (Reyna 74) 

Pelatih: Lucien Favre